PENGERTIAN KHUSYU'

Khusyu’ secara bahasa artinya tunduk, rendah, atau takluk. Sedangkan menurut istilah, khusyu’ memiliki pengertian “merasakan bahwa diri berada dan berhadapan langsung dengan Allah SWT”
Menurut Hasan Al-Basyri mengartikan khusu’ sebagai “rasa takut yang senantiasa ada di dalam hati atau perasaan tunduk kepada Allah SWT yng timbul dari dalam hati”
Sementara itu, imam al-Ghazali memberikan tawaran bagi kita mengenai pengertian khusyu’ yang terbagi dalam enam parse. Antara lain:

  1. Kehadiran hati
  2. Mengerti antara yang dibaca dan dipraktekkan
  3. Mengagungkan Allah SWT
  4. Merasa gentar terhadap Allah SWT
  5. Merasa penuh harap kepada Allah SWT
  6. Merasa malu terhadap Allah SWT
Kekhusyu’an hati dan kondisi fisik saling mempengaruhi. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus kita pahami

  • Setiap ucapan yang kit abaca diartikan oleh pikiran, dam dihayati oleh hati
  • Perbuatan yang dilakukan oleh badan dalam upaya merendahkan diri kepada Allah SWT harus didukung oleh fikiran dan dihayati oleh hati
Ada sebuah kisah, pada zaman nabi, nabi dan para sahabatnya kala itu tengah melakukan shalat berjamaah dengan sangat khusyu’. Karena kekhusyu’an mereka, tanpa sadar diri mereka ada yang sampai meneteskan air mata. Hal ini saya ambil dari sebuah ayat dalam Al-Qur’an Al-Karim pada surat Al-Isro’ ayat 106-109, yang artinya:
“dan al-qur’an itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur menurunkannya bagian demi bagian. Katakanlah: berimanlah kamu kepada Allah atau tidak usah beriman (sama saja bagi ALlah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud. Dan mereka berkata: maha suci Allah Tuhan kami; sesungguhnya janji tuhan kami pasti dipenuhi. Dan menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’ ”