Keutamaan Hikmah Shalat Rawatib (Pengiring Shalat Fadhu)

Sejatinya manusia hidup hanyalah menuju kematian. Sementara Alam setelah masa kematian adalah kehidupan yang sebenarnya. Selama di dunia, manusia dituntut untuk mencari sebanyak-banyaknya pahala. Untuk apa?  mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu kita dipanggil oleh-Nya. Satu dari sekian banyak cara adalah dengan melaksanakan ibadah sunnah. Dan dalam kajian ini kami hendak mengajak teman-teman untuk membaca kembali kajian islam yang mungkin sudah kita lupakan karena banyak sekali kesibukan-kesibukan. Kajian sunnah tentang apa? Adalah keutamaan hikmah shalat rawatib.

Maaf sebelumnya, pada penjelasan kali ini kami tidak menitikberatkan pembahasan kepada apa yang dimaksud dengan shalat rawatib. Karena penjelasan untuk ibadah sunnah yang satu ini sudah secara gamblang kami jelaskan pada materi sebelumnya. Mari luangkan waktu anda untuk menyimak sedikit ulasan tersebut, baca di Pengertian Shalat Sunnah Rawatib Dan Ketentuannya.

Keutamaan atau hikmah, adalah sebuah kata yang mengandung makna nilai lebih atau Keistimewaan yang dimiliki oleh sesuatu. Dan bila seseorang melakukan sesuatu tersebut, maka keutamaan atau hikmah terhadap apa yang dikerjakannya akan menjadi miliknya. Contohnya seperti keutamaan shalat rawatib. Jadi yang dimaksud dengan keutamaan shalat rawatib adalah, bagi siapapun yang bisa menjalankan secara konsisten atau istiqomah, maka keutamaan shalat rawatib akan dimiliki oleh orang-orang tersebut.

Berbicra terkait Hikmah dan Keutamaan Shalat rawatib ini, sebenarnya sadar ataukah tidak dalam materi sebelumnya sudah sempat kami singgung pada artikel : Kumpulan Dalil Naqli Shalat Rawatib. Dalam dalil-dalil yang sudah kami rangkum dalam bentuk artikel tersebut, kita akan menemukan hadits yang diriwayatkan oleh para tokoh rawi yang berbeda-beda. Namun menurut kami, kajian tersebut tidak objektif bila kita singkronkan dengan materi ini. Karena jika ditinjau dari sudut topik atau tema tulisan memiliki kajian yang berbeda.

Keutamaan Hikmah Shalat Rawatib

Bagi orang-orang yang mampu mendirikan shalat rawatib, niscaya mereka akan mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah. Apa sajakah keistimewaan-keistimewaan shalat rawatib tersebut? Berikut ini ulasan kami.

Akan Mendapatkan Rahmat Dari Allah
Allah hanya akan memberikan rahmat baik petunjuk maupun perlindungan-Nya kepada siapa orang yang Allah inginkan. Erat kaitannya dengan hal ini, berarti orang tersebut adalah kekasih Allah (orang yang mendapat Rahmat). Kecintaan Allah kepada Manusia tidaklah serta merta datang dengan tiba-tiba. Melainkan ada timbal balik atau alasan mengapa Allah harus menjadikan manusia itu sebagai kekasih-Nya, Dan yang paling kuat agar Allah mau menjadikan kita sebagai Kekasih Allah dan juga agar kita senantiasa mendapatkan limpahan Rahmat dari-Nya, maka senantiasakanlah diri kita untuk melakukan Shalat Rawatib.

Simak dalam hadits (yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi) sebagai hadis Hasan berikut ini:
Orang yang Menjaga Shalat Rawatib Akan Senantiasa Mendapat Rahmat Berlimpah Dari Allah
Berdasarkan hadits di atas, telah dijelaskan barang siapa yang mendirikan shalat rawatib (sesuai dengan hadits di atas hususnya pada empat rakaat sebelum ashar) maka akan senantiasa dirahmati Allah.

Diharamkan Tubuh Mereka Masuk Dalam Api Neraka
Seluruh Nabi dan kekasih Allah semuanya akan dilarang jasadnya masuk ke dalam api neraka. Nah, jika kita mau berkaca, siapa kita? Kita hanyalah manusia biasa yang senantiasa berbuat dosa! Bukankah begitu? Oleh sebab itu, kita di sini diwajibkan berusaha agar Allah Memberikan tempat yang baik di yaumul qiyamat nanti. Dan satu diantara ciri-ciri orang yang beruntung itu adalah, mereka yang diharamkan jasadnya masuk ke dalam api neraka. Dia adalah orang yang selalu menjaga shalat rawatibnya. Selaras dengan hal tersebut, Imam Tirmidzi dalam riwayatnya yang mengatakan hadits ini sebagai hadits hasan mengatakan:
Di Haramkan Api Neraka Untuk Orang Yang Senantiasa Melakukan Shalat Rawatib

Merupakan Kebaikan Yang Melebihi Seluruh Apa Yang Ada Di Dunia
Melakukan shalat sunnah pada pagi hari sebelum masuk waktu subuh adalah merupakan suatu kebaikan yang telah Allah janjikan kepada manusia. Kebaikan yang dimaksud adalah kebaikan yang keutamaannya melebihi seluruh dunia beserta isinya. Itu adalah janji Allah yang sudah disampaikan Nabi Muhammad dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Adapun bunyi hadits tersebut adalah:
Keutamaan Shalat sunnah rawatib sebelum subuh

Dibuatkan Rumah Dalam Surga Allah
Nabi Muhammad dalam sebuah riwayat hampir tidak pernah meninggalkan dua rakaat pada shalat ini. Meskipun beliau sempat meninggalkannya, namun dilain waktu dia tetap menqada'nya. Hal ini dikarenakan, Nabi Muhammad sebagai uswatun Hasanah meskipun sudah dijanjikan Allah masuk ke dalam surga, akan tetapi mengingat keberadaan dirinya sebagai pribadi yang dicontoh umat, maka beliau senantiasa mencotohkan segala amal ibadah yang bisa membawa umatnya bersanding dengan dirinya di surga nanti.

Keadaan seperti diatas, yaitu harapan Nabi Muhammad bisa kita lihat dari berbagai hadits yang telah diriwayatkan oleh beberapa imam di bawah ini:
Tuntunan Hadits Nabi yang mengajurkan shalat rawatib
Ketentuan dalam hadits di atas merupakan contoh, betapa berharganya shalat rawatib di mata nabi Agung Muhammad saw. Oleh sebab itu kita sebagai ummat Muslim di dunia, mari kita bersama-sama ikut serta mendirikan shalat tersebut, agar surga 'Illiyyin yang telah dijanjikan dapat kita raih. Dan pada akhirnya kita bisa bersanding dengan Nabi Muhammad Tercinta. Janji Allah masuknya surga bagi orang yang mau mendirikan shalat rawatib dapat kita simak pada hadits berikut:
Surga Sebagai Janji Allah Bagi orang yang menjalankan shalat rawatib
Semoga sebagai manusia, senantiasa kita selalu mendapatkan rahmat dari Allah sehingga kita dengan mudah menyukuri Nikmat-nikmat yang telah Allah berikan. Jangan pernah mengingkari nikmat Allah jika kita tidak mau dicap sebagai orang yang kufur nikmat. Simak Risalah Lengkap Sujud Syukur.